Allegri Mempertimbangkan untuk Mundur Setelah Juve Kalah di Final Liga Champions

Allegri Mempertimbangkan untuk Mundur Setelah Juve Kalah di Final Liga Champions

Detikbolanews.comItalia, Turin – Kekalahannya Juventus pada final Liga Champions, Massimiliano Allegri merasa cukup terpukul. Allegri bahkan sempat memikiri untuk mengundurkan diri dari Juve.

Sekali lagi Juve harus mengubur impiannya untuk menjuarai Liga Champions. Menghadapi Real Madrd dalam pertandingan final di Cardiff pada Juni lalu, Bianconeri kalah dengan skor 1-4.

Itu mejadi kekalaha keduanya Juve dan juga Allegri di final Liga Champions dalam tiga musim terakhir. Pada 2015, Juve juga menembus final Liga Champions tetapi dikalahkan oleh Barcelona.

Allegri mengutarakan, gol yang dicetak Mario Mandzukic dalam final di Cardiff sempat membangkitkan harapannya. Ketika pada akhirnya Juve kalah, Allegri juga benar-benar merenungkan perjalannya bersama klub asal Turin itu.

“Saya harus meninggalkan Cardiff bersama dengan tim dan kembali ke Italia. Malam berikutnya, ketika saya begitu sampai di rumah, saya harus mempertanyakan beberapa pertannya yang sulit kepada diri saya sendiri: inikan akhirnya? Sejauh inikah saya harus membawa tim ini?” tulis Allegri di Players.

“Saya masih bertanya-tanya apakah saya masih harus menuliskan bab terakhir dari cerita saya di Juventus. Sebagian dari saya berpikir soal datang di hari Senin dan berpikir apakah harus mundur secara terhormat,” ungkapnya.

Baca juga : Juventus Menghadapi Cagliari Pekan Pertama Serie A 2017/2018

Pada akhirnya, Allegri harus menunda niatnya untuk mengundurkan diri dari Juve. Melihat skuat yang dimilikinya, Allegri begitu yakin dengan Juve bisa bangkit kembali.

“Ketika saya berpikir tentang skuat Juventus ini, keputusan saya masih cukup personal. Saya tahu bahwa saya masih harus memberikan bukti banyak hal. Dan saya tahu masih banyak yang harus saya bimbing,” pungkas Allegri.

“Jadi malam itu, sebelum akan tidur, saya memutuskan bahwa jika klub setuju dengan strategi saya dan kami masih bisa berjalan secara bersama, maka saya akan bertahan.”

“Keesokan harinya, pemikiran saja jelas. Saya akan pergi ke kantor jam 7 pagi dan minum espresso. Itu merupakan musim baru, dengan kesempatan baru. Banyak yang sudah di utarakan ke media tentang tim dan permainan-permainan ini. Apakah yang dapat kami lakukan. Apa yang tidak mampu kami lakukan.”

“Saya tahu masih dapat menghapus kenagan buruk dari Cardiff. Saya mengetahui kami bisa melewati musim yang luar biasa. Saya tahu kami masih bisa menjalani Liga Champions yang begitu luar biasa,” ucapnya.

Related posts